You are currently viewing Debut di IIMS 2026, MWM Sharky Tampilkan Motor Konsep Futuristis Satu-Satunya

Debut di IIMS 2026, MWM Sharky Tampilkan Motor Konsep Futuristis Satu-Satunya

Dunia motor kustom Indonesia kembali mendapat sorotan lewat kehadiran Sharky, sebuah motor konsep futuristis karya MWM Custom. Motor ini dijadwalkan tampil perdana di IIMS 2026 dan dipastikan hanya dibuat satu unit tanpa rencana produksi lanjutan.

Sharky lahir sebagai proyek eksplorasi desain dan rekayasa ekstrem. Menggunakan basis Harley-Davidson Softail Rocker C, MWM melakukan perombakan menyeluruh hingga wujud aslinya nyaris tak dapat dikenali. Motor ini bukan sekadar modifikasi visual, melainkan interpretasi baru tentang bagaimana sebuah cruiser modern bisa tampil radikal namun tetap fungsional.

Walau menyandang status concept bike, Sharky dirancang sebagai motor yang benar-benar dapat dikendarai di jalan raya. Pendekatan ini membuatnya berada di area abu-abu antara karya pameran dan kendaraan operasional—sebuah pernyataan desain yang berani.

Dari kejauhan, siluet panjang dan rendah khas cruiser masih terasa. Namun ketika didekati, detailnya menghadirkan bahasa desain yang sulit dikelompokkan ke dalam aliran tertentu. Garis-garis bodi, struktur rangka, dan komponen mekanis sengaja diekspos untuk membangun kesan futuristis sekaligus industrial.

“Sharky tetap membawa karakter cruiser, tapi kami sengaja tidak membatasinya pada satu genre desain,” ujar M Wahab dalam keterangan resmi, Senin (12/1/2026).

Suspensi Jadi Elemen Desain Utama

Sektor depan menjadi salah satu titik paling mencolok. Sharky menggunakan suspensi girder hasil pengerjaan CNC berbahan aluminium Dural Billet. Pilihan ini menggantikan suspensi konvensional dan dirancang untuk menghadirkan presisi tinggi sekaligus bobot yang lebih ringan.

Di bagian belakang, MWM menerapkan sistem suspensi Pro-Link yang diposisikan di bawah jok dan sengaja dibiarkan terbuka. Komponen ini bukan hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga menjadi elemen visual dominan. Suspensi tersebut dilengkapi pengaturan tinggi motor berbasis linear actuator, memungkinkan penyesuaian ketinggian dilakukan secara elektronik.

Rangka, swingarm, hingga sistem suspensi tidak disembunyikan, melainkan ditampilkan sebagai bagian dari identitas desain, memperkuat nuansa mekanikal yang tegas.

Handmade, Tidak Simetris, dan Sarat Detail Unik

Seluruh panel bodi Sharky dibuat dari aluminium dan dikerjakan secara manual oleh tim MWM. Untuk menjaga proporsi dan presisi, prosesnya dibantu dengan mockup berbasis 3D print. Desain bodinya tidak mengikuti simetri konvensional dan sengaja dibuat sulit dikategorikan.

Karakter unik motor ini diperkuat oleh berbagai detail khusus, seperti lampu sein berbahan kaca infinity, lampu utama yang tersembunyi di balik fairing, knalpot full custom, serta jok penumpang lipat otomatis Tuna55 yang menjaga tampilan tetap bersih saat digunakan sendiri.

Meski tampil agresif dan futuristis, posisi duduk Sharky tetap mempertahankan ergonomi santai khas motor cruiser, memastikan kenyamanan pengendara tetap menjadi prioritas.

Sharky hanya dibuat satu unit, tanpa edisi lanjutan maupun replikasi. Melalui debutnya di IIMS 2026, MWM Custom menegaskan keseriusannya untuk membawa karya motor kustom Indonesia ke level internasional.

Leave a Reply