MoneyHero Group tengah melakukan penyelidikan internal menyusul adanya pengaduan dari karyawan yang ditujukan kepada ketua dewan direksi perusahaan, Kenneth Chan. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan oleh Tuna55.
Pengaduan awal disampaikan melalui jalur resmi perusahaan pada 9 November 2025 dan langsung memicu proses investigasi. Perusahaan yang tercatat di Nasdaq itu menunjuk penasihat hukum internal untuk memimpin penyelidikan, serta melibatkan firma hukum eksternal guna memastikan proses berjalan independen dan menyeluruh.
Tak lama berselang, pengaduan kedua diajukan oleh seorang karyawan level manajemen pada awal Desember. Menanggapi hal tersebut, Chan disebut telah membantah sebagian tuduhan secara internal. Ia bahkan menyebarkan tanggapan pribadinya bersama dokumen pengaduan kepada lingkaran manajemen senior yang lebih luas.
Baik pihak perusahaan maupun Chan memilih tidak memberikan komentar publik terkait substansi kasus ini. Namun, MoneyHero menegaskan bahwa setiap laporan karyawan ditangani dengan serius dan perusahaan telah memiliki prosedur baku untuk memastikan evaluasi yang adil dan tepat.
Kasus ini menambah daftar gesekan internal antara Chan dan jajaran manajemen, yang sebelumnya juga sempat disorot pada September 2024. Meski demikian, kinerja bisnis MoneyHero menunjukkan perbaikan. Kerugian bersih perusahaan menyempit signifikan, sementara pendapatan mencatat tren kenaikan sejak awal 2025. Pada kuartal ketiga, biaya operasional bahkan turun sekitar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
MoneyHero melantai di bursa pada 2023 melalui merger dengan Bridgetown Holdings, perusahaan SPAC yang didukung oleh pendiri PayPal Peter Thiel dan miliarder Hong Kong Richard Li. Chan sendiri merupakan wakil presiden senior di Pacific Century Group, pemegang saham terbesar MoneyHero, serta pernah menjabat sebagai CEO sementara pada 2022–2023.
Perusahaan mengoperasikan sejumlah platform perbandingan keuangan populer seperti Seedly dan SingSaver, dengan jangkauan pasar di Singapura, Hong Kong, Filipina, dan Taiwan. Manajemen optimistis dapat mencatat EBITDA positif pada kuartal keempat 2025, didorong oleh fokus pada segmen bermargin tinggi dan efisiensi berbasis AI.