Real Madrid kembali mengambil keputusan besar yang mengejutkan publik sepak bola Eropa. Klub raksasa Spanyol itu resmi berpisah dengan Xabi Alonso, meski sang pelatih baru delapan bulan menangani tim utama.
Keputusan tersebut diambil setelah hasil mengecewakan yang dialami Los Blancos di final Piala Super Spanyol. Kekalahan dari Barcelona disebut menjadi pemicu utama berakhirnya masa kepelatihan Alonso di Santiago Bernabéu.
Alonso sejatinya datang dengan reputasi tinggi usai mencatatkan kesuksesan bersama Bayer Leverkusen. Namun, masa transisinya di Madrid berjalan jauh dari kata mulus. Performa tim yang inkonsisten serta dinamika ruang ganti disebut turut memengaruhi keputusan manajemen.
Kini, Real Madrid kembali memasuki fase transisi dengan masa depan kursi pelatih menjadi tanda tanya besar.
Perez Disebut Ingin Pulangkan Mourinho
Di tengah ketidakpastian tersebut, klaim menarik muncul dari jurnalis senior Spanyol Alfredo Relano. Ia menyebut Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, memiliki rencana jangka panjang yang cukup mengejutkan.
Menurut Relano, Perez menaruh minat untuk menunjuk Jose Mourinho sebagai pengganti permanen Alonso. Pelatih asal Portugal itu saat ini masih menangani Benfica dan tengah menjadi sorotan karena sejumlah kontroversi.
Mourinho bukan sosok asing bagi Madrid maupun Perez. Ia pernah menangani Los Blancos pada periode 2010–2013 dan mempersembahkan sejumlah gelar, termasuk La Liga dan Copa del Rey.
Relano mengungkapkan klaim tersebut dalam wawancara dengan COPE, yang kemudian dikutip oleh Goal.
Tujuan utamanya adalah membawa kembali Mourinho, yang saat ini sedang berada dalam pusaran kontroversi di Benfica, dengan harapan situasi itu berujung pada pemecatan, ujar Relano.
Arbeloa Jadi Pelatih Interim
Sambil menunggu keputusan jangka panjang, Real Madrid menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala sementara. Arbeloa naik jabatan dari posisinya sebagai pelatih Castilla, yang ia emban sejak musim panas lalu.
Penunjukan Arbeloa memunculkan spekulasi terkait pendekatan taktik yang akan diterapkannya, mengingat ia pernah menjadi bagian dari skuad Mourinho di Madrid. Namun, Arbeloa menegaskan bahwa dirinya tidak akan meniru gaya kepelatihan sang pelatih Portugal.
Saya belum berbicara dengannya. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan pernah dilatih olehnya. Ia adalah sosok yang punya pengaruh besar dalam perjalanan karier saya, ujar Arbeloa. Tuna55